Jumat, 17 Februari 2012

Kisah Nyata "Dibalik Wanita Sholehah dan Cerdas"

Share on Facebook Diposkan oleh Al-Abidaat di 06:44 2 komentar
Aku (admin) telah mendengar dari Ustadz Abu Usaamah, dari Ustadz Abu Kholil (solo), beliau bercerita tentang seorang gadis bercadar yang  yang pemberani (walaupun berbeda pendapat ulama tentang hukum cadar, wajib atau sunah namun mari kita ambil sedikit pelajaran).

"Bahwasanya dahulu thn 90-an ada seorang akhwat memakai cadar kuliah di Fakultas Kedokteran UGM, SEHINGGA gemparlah seluruh orang yang ada didalam maupun diluar UGM, karena masih sedikit yang belum paham dan sangat aneh di lingkungan masyarakat kita.

Maka dipanggillah wanita itu oleh pihak kampus kemudian kampus memberikan peringatan bahwa ia akan di DO (dikeluarkan) jika masih bercadar.

wanita itu pun bersedih hatinya, ketika banyak wanita pada zaman itu berpakaian tapi telanjang, memamerkan auratnya kemana-mana. NAMUN ia dengan kekuatan iman dan hati nya, ia kenakan pakain tertutup dan rapat. NAMUN orang malah mencemooh dia dan mengasingkan dia.

********
Mendengar ia akan dikeluarkan dari kampus UGM tercinta, maka dengan kekuatan iman dan hatinya, dengan keberanian dan kecerdasannya. Wanita itu lalu bertemu dengan rektor UGM.

Sampailah ia menghadap Rektor UGM

Dia tanyakan alasan kenapa ia akan dikeluarkan dari kampus ? apa salah dia? apa dengan cadar berarti dia berbuat kejahatan.
Sang Rektor menjelaskan dengan baik bahwa kondisi kampus yang tidak bisa menerima wanita bercadar, akan menjelekkan nama kampus, akan membuat nilai akademik buruk, dsb.

Dengan tegas dan santun, dengan kepercayaan diri dan kecerdasannya, wanita itu berkata, "Pak Rektor, saya akan buktikan kepada anda, UGM dan orang lain bahwa cadar bukanlah penghambat seseorang untuk sukses, cerdas, dan maju, saya akan kalahkan teman-teman saya, saya akan buktikan bahwa saya bisa mendapatkan nilai yang lebih baik dari mereka semua."

terdiam,,,
akhirnya wanita itu pun diberikan kesempatan membuktikan ucapannya.

walhasil akhir kisah  wanita bercadar itu berhasil mendapatkan nilai yang sangat memuaskan. Dengan akhlak yang santun, kecerdasan, akidah yang lurus, dan keberanian diatas kebenaran dia membuktikan fitnah miring tentang wanita bercadar...



taukah antum siapa wanita bercadar itu?
Dialah yang kemudian menikah dengan ustadz Mujahid (Ustadz abu Kholil)...

selesai kuliah, ia dan suaminya tercinta pergi ke Negeri Yaman bersama dua orang putranya yang masih kelas 3 SD dan masih TK.

tau kah antum ?

dua anak putra mereka kini telah tumbuh dewasa.
anak pertama sekarang tahun 2011 berumur 19 tahun dan yang kedua berumur 16 tahun.

ada cerita yang membuat saya (admin) sangat takjub, anak pertama mereka telah menamatkan SMA di Yaman, dan kini anak itu telah menjadi Pemuda Tahfidzul Qur'an hafal 30 juz Al Qur'an, dia juga hafal shahih Bukhari, dan dia juga hafal shahih muslim.

anaknya yang kedua hafal Al Qur'an 20 juz.

mungkin ada yang berpendapat, "ah biasa karena mereka tinggal di Yaman", tapi  taukah antum orang asli Yaman sendiri belum tentu bisa seperti itu.

*******
ya ikhwah, ada tangan halus yang mendidik mereka. dialah ibu mereka
ya ikhwah, betapa peran penting seorang wanita sholehah untuk mendidik anak-anak yang sholeh dan sholehah.

Seorang penyair dalam bait syairnya  :

"Anak kecil itu akan tumbuh dewasa di atas apa yang terbiasa (didapatkannya) dari orangtuanya. Sesungguhnya di atas akarnyalah pohon itu akan tumbuh"

[Kitab "Adabud dunya wad diin" (hal. 334)]

Senada dengan syair di atas, ada pepatah arab yang mengatakan:

"Barangsiapa yang ketika muda terbiasa melakukan sesuatu maka ketika tua pun dia akan terus melakukannya"

[Dinukil dan dibenarkan oleh syaikh Muhammad bin Shaleh al-'Utsaimin dalam Majmu’atul as-ilah tahummul usratal muslimah (hal. 43)]

by Fsi Al-kautsar Unj on Friday, 23 December 2011 at 16:23


*sy copas dari grup di FB, mudah-mudahan bermanfaat.. selengkapnya..

Kamis, 24 Maret 2011

Tentang Janji

Share on Facebook Diposkan oleh Al-Abidaat di 21:00 1 komentar
Hati-hati berjanji kalau tak bisa menepati. Hati-hati bicara kalau tak bisa mempertanggungjawabkan. Karena disinilah letak kepercayaan seseorang kepadamu.
Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam terkenal dengan sifat al-aminnya, dapat dipercaya. Karena beliau tak pernah berkata bohong. Beliau tak pernah ingkar janji.

Tahukah kamu kawan, apa itu ciri kemunafikan? Dalam hadits disebutkan 3. Salah satunya jika berjanji tak ditepati. Ya, olehnya, jangan sering mengumbar janji. Terlalu sering mengumbar, berat pula pertanggungjawabannya. Salah sedikit, kepercayaan seseorang bisa hilang. Dan taukah kalian bagaimana perasaan seseorang yang engkau beri janji tapi tak kau tepati? Dan cobalah berada di posisinya, bagaimana yang Anda rasa begitupula yang ia rasa.

Jangan mengumbar janji kalau tak bisa menepati, kawan. Jika memang kita merasa tak bisa menepati, cobalah tuk katakan. Ya, cobalah tuk katakan daripada kepercayaan itu luntur bahkan akan hilang sama sekali. Apalah artinya kita jika kepercayaan orang pada kita telah luntur atau hilang. Lagi pula, apa salahnya berbicara dan meralat janji kita kalo memang kita tak bisa. Makanya kawan, jangan terlalu sering mengumbar janji. Bukankah engkau pernah mendengar ’mulutmu harimaumu’. Ya, janji itu keluar dari mulut kita (walau kadang pula hanya berupa tulisan). Tapi taukah kamu kawan? 1 kata saja yang keluar dari mulut kita akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Lalu bagaimana dengan janji kita kawan? Yang mungkin saja bukan hanya 1 kata, mungkin pula bukan 1 kalimat. Apakah kita pernah memikirkannya kawan? Jika memang tak pernah, maka mari... Mulai saat ini, kita berjanji pada diri kita. Ya, berjanji dulu pada diri kita untuk tidak sering mengumbar janji pada orang. Mari kawan, kita mulai dari sekarang untuk tidak mengumbar janji. Agar tak banyak yang tersakiti dengan janji kita.


Sinjai, 23 Februari 2011


Ket: Gambar diambil dari sini
selengkapnya..

Jumat, 11 Februari 2011

Jika engkau berbuat baik....

Share on Facebook Diposkan oleh Al-Abidaat di 05:21 0 komentar
”Satu pelajaran dari semut, sesibuk apapun, ia selalu berhenti sejenak untuk mnyapa teman-temannya. Maka sesibuk apapun Anda, berhentilah sejenak untuk menyapa teman-teman atau orang yang Anda kasihi.”

Bagaimana engkau memperlakukan orang, begitu pula engkau akan diperlakukan. Jika engkau selalu memberikan perhatian kepada orang lain, maka jangan heran jika orang lain juga akan memberikan perhatian padamu. Begitupun sebaliknya. Jika engkau jarang memperhatikan/tak peduli, maka jangan heran jika dirimu tak dipedulikan oleh orang lain.

Jika engkau selalu berlaku baik pada org, maka orang lain pun akan berlaku baik padamu. Oleh karenanya, berbuat-baiklah kepada orang lain sebagaimana engkau ingin orang lain berbuat baik padamu.

selengkapnya..

Jumat, 21 Januari 2011

Lega... (2)

Share on Facebook Diposkan oleh Al-Abidaat di 05:48 1 komentar
Bismillah….

Tak henti-hentinya syukur ini terucap saat diri ini keluar dari ruang ujian. Terharu. Alhamdulillah, ternyata sy jg bisa menyelesaikan studi ini. Jazakumullahu khairan buat semuanya yang turut memberikan andil dan mendukung sy dalam penyelesaian studi ini. Buat orang tuaku Muh. Qasim Saguni dan Maryati Rauf, atas do’anya yang sangat sangat berarti buatku. Walopun sy tak pernah meminta mereka untuk mendoakan sy, tapi saya sangat sangat yakin, tanpa sy minta, mereka pasti mendoakan setiap langkah yang kutempuh. Buat suami tercinta, Ahmad Ariyanto HS, jazakallah khayr atas pengorbanan dan kesabarannya menanti. Anakku ’Abdullah Faqih yang menjadi dorongan terbesar dlm diri ini untuk segera menyelesaikan skripsi. Buat 8 adik-adikku, Ulhaq [jazakallah atas doa2nya di sana], Hafidz-Saddid-Abdul Hadi [jazakunnallahu khayr sdh ngantar jemput sy ke kmpus], Nabhan-Mujtahid-Nisah-Hanif [ jazakunnallahu khayr jg sdh mbuat sy trhibur di rumah saat jenuh melanda]. Buat sluruh keluarga besarku, sahabat-sahabatku, akhawat dan bwt smuanya yg tdk bisa kusebut 1/1, jazakumullahu khayr. Semoga urusan kalian dipermudah oleh Allah dan mendapatkan pahala atas jasa antunna kepada sy.



@samata, 21012011

selengkapnya..

Selasa, 31 Agustus 2010

Lega....

Share on Facebook Diposkan oleh Al-Abidaat di 22:11 0 komentar
Bismillah...

Alhamdulillah, sangat lega. Akhirnya, seminar proposal yang sempat mengganggu pikiranku beberapa terakhir ini berakhir juga.
Awalnya sempat khawatir, karena dosen penguji-ku terlambat datang. Padahal jadwalnya jam 10.00, sementara pembimbingku sdh menunggu dari jam 10.00. Tapi alhamdulillah, beliau datang juga.
1 jam lebih 10 menit berada di ruang seminar.
Dan...
12.10, seminar itu berakhir sudah. Hfft..... Alhamdulillah, lega..

Rencana berikutnya: penelitian & ujian meja. Smangat, smangat!!



@kampus, 1 September 2010
Pukul 13.15
selengkapnya..

Sabtu, 28 Agustus 2010

Rumitnya....

Share on Facebook Diposkan oleh Al-Abidaat di 03:05 0 komentar
Bismillah...

Masya Allah, rumitnya tadi pengurusan seminar proposalku. Jadwal sdh ACC -Selasa, 13.00 WITA, tp bermasalah di ke dua pembimbingku. Sdh mau sebar undangan& proposal, tapi... Hff... Pembimbing 2 ku ke Jakarta sampai Rabu sore, sementara jadwal pembimbing 1 ku' tdk sama dengan jadwal penguji, sangat bertolak belakang. Trus, seminar proposal di jurusanku hrus dihadiri oleh minimal satu dari 2 pembimbing. 2 kali bolak balik kampus-rumah pembimbing. Subhanallah... cape' dan lelah. Blum lagi naik turun tangga.

Dan akhirnya, Alhamdulillah, penguji memutuskan mengambil salah satu dari jadwal yang diajukan oleh pembimbing 1-ku' yaitu Rabu pukul 10.00. Alhamdulillah...

Semoga hari Rabu, 1 September 2010, pukul 10.00, seminar proposalku' jadi dan lancar serta dapat nilai yg bgus, amiiiin ya Allah. Do'akan yah!!
selengkapnya..

Senin, 26 Juli 2010

Mencoba WLW

Share on Facebook Diposkan oleh Al-Abidaat di 07:45 0 komentar

Bismillah…

Malam ini, sy mencoba m’update blogku lewat Windows Live Writter. Sekedar ingin mengamalkan ilmu yg pernah ku baca dari Blognya K' Amatullah. Skalian belajar bgmn menggunakan WLW ini.

Semoga saja percobaan-ku kali ini berhasil dan ilmu-ku smakin bertambah, sehingga nantinya tak perlu menunggu ‘internet connect’ untuk m’update blog. Bismillah…

selengkapnya..
 

Blognya Muharrikah Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Muharrikah Sponsored by Blognya Muharrikah