Bismillaah..
Beberapa bulan terakhir ini, kulit kakiku terkupas, gatal yang sangat hingga keluar air bahkan kadang berdarah jika digaruk. Sudah pakai 2 obat; gamat k-link sama bedak daktarin, tp gak sembuh-sembuh, qaddarullaah, hiks.
Hingga akhirnya sy tak tahan, suami jg sarankan ke dokter. Dan, hari ini, sy ke dokter spesialis kulit di jl. Kijang.
Pas diperiksa, dokternya kayak kaget.
Dermatitis, katanya *klo gak salah dengar.
"Alergi ya dok?", kataku.
"Iya, dermatitismi namanya. Bawaan dari lahir".
Saya kaget. Ternyata, saya sudah berkepala dua hampir tiga begini, baru ketahuan klo punya penyakit bawaan sejak lahir.
"Tapi kenapa baru muncul, dok? Kenapa cuma di kaki?"
"Iya, itu pengaruh daya tahan tubuh yang menurun. Kalau capek, pasti akan muncul."
Karena mungkin raut wajahku kliatan khawatir, dokter melanjutkan "Tapi, in sya Allah akan sembuh kok".
Lalu diberilah 4 jenis obat; obat pk, obat minum 1x dan 3x sehari serta salep.
Hiks.. qaddarullaah wa maa sya a fa'al.
Setidaknya, saya sudah tau sy sakit apa. Senang sudah berobat. Senang juga sama dokternya yang ramah.
Sekarang lg nunggu obatnya. Semoga melalui perantara obat ini, penyakitku gak kambuh2 lagi, bi idznillaah, aamiin.
30 Oktober 2015
@prakter dr. Farida Tabri, jl. Kijang
Hanya berisi sepenggal pengalaman yang Allah takdirkan terjadi padaku. Semoga qt bisa mengambil pelajaran dan hikmah...
Jumat, 30 Oktober 2015
Kamis, 29 Oktober 2015
Aplikasi Program 1821
Bismillah..
Kemarin, baca artikel tentang program 1821, yang intinya, program tersebut dibuat untuk mendekatkan qt dengan pasangan atau ortu dengan anak, dengan tidak melibatkan apapun yang berbau teknologi seperti gadget, tv, dll. Waktunya mulai pukul 18.00-21.00. Itu yang saya pahami. Pas baca, langsung niat mau praktek ntar.
Mulainya pukul 18.00, dan selesai saat anak2 sudah tertidur pukul 22.00, hehe. Pas jam segitu jg sdh ngantuk sangat + capek. Suara ku habis krn anak2 smuanya maunya diperhatikan. Sendirian pula, krn suami pukul 20.00 keluar. Hiks. Rasanya senang bs menemani anak2 full, di sisi lain, sedih, krn cuma sendirian tanpa suami. Padahal di program itu, yg ditekankan adalah sosok bapak. Klo ibu/ummi, apalagi saya, seharian memang sm anak2.
Alhamdulillaah, smg kedepannya bs lebih istiqomah menjalankan program itu. Anak-anak senang, saya pun sebagai orang tua juga senang, itu harapanku. Semoga..
Sinjai, 29okt'15
@kamar
Kemarin, baca artikel tentang program 1821, yang intinya, program tersebut dibuat untuk mendekatkan qt dengan pasangan atau ortu dengan anak, dengan tidak melibatkan apapun yang berbau teknologi seperti gadget, tv, dll. Waktunya mulai pukul 18.00-21.00. Itu yang saya pahami. Pas baca, langsung niat mau praktek ntar.
Mulainya pukul 18.00, dan selesai saat anak2 sudah tertidur pukul 22.00, hehe. Pas jam segitu jg sdh ngantuk sangat + capek. Suara ku habis krn anak2 smuanya maunya diperhatikan. Sendirian pula, krn suami pukul 20.00 keluar. Hiks. Rasanya senang bs menemani anak2 full, di sisi lain, sedih, krn cuma sendirian tanpa suami. Padahal di program itu, yg ditekankan adalah sosok bapak. Klo ibu/ummi, apalagi saya, seharian memang sm anak2.
Alhamdulillaah, smg kedepannya bs lebih istiqomah menjalankan program itu. Anak-anak senang, saya pun sebagai orang tua juga senang, itu harapanku. Semoga..
Sinjai, 29okt'15
@kamar
Sabtu, 26 September 2015
HaPeku Rusak
Bismillah..
Disaat lagi berjauhan dengan suami, hape satu-satunya yg bisa mendekatkan kami. Tapi, sore itu, di hari idul adha, setelah potong-potong daging qurban di dapur, sy dikejutkan dengan teriakan ipar yang melihat Hannan (3 tahun) sedang mencuci hape saya.
Sedih.
Kuamankan hp ku, kubuka casing belakangnya dan berusaha mengeluarkan air yang mungkin saja sudah terserap ke mesin-mesinnya. Tiba-tiba hpku nyala sendiri, sempat ada tampilan di layar walau agak buram, lalu ku matikan. Kuamankan kembali di dalam lemari dalam keadaan casing terlepas.
Saya berbaring sejenak sambil melihat-lihat hp toko. Tiba-tiba terdengar suara telpon persis nada dering hpku yang terkena air.
"Ah, tidak mungkin. Kan basah, lagi mati, mana mungkin bisa bunyi", pikirku.
Tapi suara telpon tetap berdering.
Kubuka lemari untuk memastikan. Ternyata memang dari hp ku. Ada suara, tidak ada gambar.
Huaaa...... Beneran rusak deh.
Kusimpan di beras, hingga kini, dan hapeku tetap tak ada tampilan. Walau di cash lampunya tetap menyala, tapi tampilan di layar tak ada.
Sungguh sangat menyedihkan. Komunikasi dengan suamiku yang jauh disana tak selancar biasanya. Hiks.. Data-dataku, foto-foto jualan, aplikasi2, grup-grupku, dan juga tagihan dari supplier pun tak bisa kudapatkan kembali.
Semoga zenfone 5 ku bisa diperbaiki kembali, dan mendapatkan ganti yang lebih baik, aamiin
26 Sept 2015
@Mutiara Baby Shop Sinjai
Disaat lagi berjauhan dengan suami, hape satu-satunya yg bisa mendekatkan kami. Tapi, sore itu, di hari idul adha, setelah potong-potong daging qurban di dapur, sy dikejutkan dengan teriakan ipar yang melihat Hannan (3 tahun) sedang mencuci hape saya.
Sedih.
Kuamankan hp ku, kubuka casing belakangnya dan berusaha mengeluarkan air yang mungkin saja sudah terserap ke mesin-mesinnya. Tiba-tiba hpku nyala sendiri, sempat ada tampilan di layar walau agak buram, lalu ku matikan. Kuamankan kembali di dalam lemari dalam keadaan casing terlepas.
Saya berbaring sejenak sambil melihat-lihat hp toko. Tiba-tiba terdengar suara telpon persis nada dering hpku yang terkena air.
"Ah, tidak mungkin. Kan basah, lagi mati, mana mungkin bisa bunyi", pikirku.
Tapi suara telpon tetap berdering.
Kubuka lemari untuk memastikan. Ternyata memang dari hp ku. Ada suara, tidak ada gambar.
Huaaa...... Beneran rusak deh.
Kusimpan di beras, hingga kini, dan hapeku tetap tak ada tampilan. Walau di cash lampunya tetap menyala, tapi tampilan di layar tak ada.
Sungguh sangat menyedihkan. Komunikasi dengan suamiku yang jauh disana tak selancar biasanya. Hiks.. Data-dataku, foto-foto jualan, aplikasi2, grup-grupku, dan juga tagihan dari supplier pun tak bisa kudapatkan kembali.
Semoga zenfone 5 ku bisa diperbaiki kembali, dan mendapatkan ganti yang lebih baik, aamiin
26 Sept 2015
@Mutiara Baby Shop Sinjai
Senin, 24 Agustus 2015
Celotehan Faqih
Bismillah
Suatu ketika, ia minum.
Sebelum minum : "Bismillah"
Setelah minum : "Segala puji bagi Allah"
Haha, bukanji bid'ah kah ini?!
Kali yang lain, ia sedang pegang hp sambil baring. Hening. Masih menatap layar hp, tiba-tiba dia berkata "Doa sebelum mati".
Adakah?
Pernah juga sementara bermain, tiba-tiba dia bertanya : "Ummi, kalau mau ke Mekkah, harus pake' KTP mekkah?"
What?! KTP? Siapa yang ajarki' KTP-ktp-an, nak, hehe...
Dan kemarin, ia bertanya pada abinya, "Abi, kalau besar ma' nanti, dimanaka' sy pergi haji?"
Memangnya ada tempat haji selain di Mekkah???
Faqiiiiih.... faqiiih.. Capila mu, nak. Mudah-mudahan besar nanti, capila ta' capila yang baek-baek, jadi da'i yang mengajak orang-orang kembali ke jalan yang benar sesuai pemahaman salafush sholeh, aamiin
Suatu ketika, ia minum.
Sebelum minum : "Bismillah"
Setelah minum : "Segala puji bagi Allah"
Haha, bukanji bid'ah kah ini?!
Kali yang lain, ia sedang pegang hp sambil baring. Hening. Masih menatap layar hp, tiba-tiba dia berkata "Doa sebelum mati".
Adakah?
Pernah juga sementara bermain, tiba-tiba dia bertanya : "Ummi, kalau mau ke Mekkah, harus pake' KTP mekkah?"
What?! KTP? Siapa yang ajarki' KTP-ktp-an, nak, hehe...
Dan kemarin, ia bertanya pada abinya, "Abi, kalau besar ma' nanti, dimanaka' sy pergi haji?"
Memangnya ada tempat haji selain di Mekkah???
Faqiiiiih.... faqiiih.. Capila mu, nak. Mudah-mudahan besar nanti, capila ta' capila yang baek-baek, jadi da'i yang mengajak orang-orang kembali ke jalan yang benar sesuai pemahaman salafush sholeh, aamiin
Jumat, 13 Maret 2015
Tentang Nama Suami di HPku
Bismillaah..
Ceritanya begini, semalam kan saya ada perlu ke suami, mau minta tolong untuk belikan obat. Karena suami saya biasanya setelah sholat Isya gak langsung pulang, ditambah kebetulan penjual obatnya di depan masjid, jadilah saya segera mengambil hp untuk segera menghubunginya. Awalnya mau nelpon, tp takutnya yg mau ditelepon siapa tqu masih sementara sholat, jadi saya berpikir untuk whatsapp saja.
Saya cari nama suamiku diantara sekian banyak chat person/grup di whatsApp ku. Namanya di kontakku itu pake simbol dan huruf2 gak jelas dan saya tak pernah mengubahnya sejak kontak itu tersave. Bukan sengaja dan bukan karena suamiku orangnya gak jelas, hehe.. Simbol dan huruf2 itu sebenarnya hasil utak atik Faqih waktu masih bayi (lupa waktu berapa bulan). Jadinya, nama suami di kontak hpku itu ya seperti itu, simbol dan huruf gak jelas, dan saya tetap tak mengubahnya hingga kini.
Namun, semalam, saat mau whatapp-an sm beliau, saya tak menemukan kontak yang aneh tp unik itu di chat whatsapp-ku. Pas liat foto profilnya, ternyata namanya sudah terganti menjadi "Abi Sayang". Pertanyaannya, siapa yang ganti?
Lalu, saya teringat dengan gambar yang isinya percakapan singkat, yang jika saya teringat kembali dengan gambar itu akan membuat saya senyum-senyum sendiri, hahaha...
Ini gambarnya
Ceritanya begini, semalam kan saya ada perlu ke suami, mau minta tolong untuk belikan obat. Karena suami saya biasanya setelah sholat Isya gak langsung pulang, ditambah kebetulan penjual obatnya di depan masjid, jadilah saya segera mengambil hp untuk segera menghubunginya. Awalnya mau nelpon, tp takutnya yg mau ditelepon siapa tqu masih sementara sholat, jadi saya berpikir untuk whatsapp saja.
Saya cari nama suamiku diantara sekian banyak chat person/grup di whatsApp ku. Namanya di kontakku itu pake simbol dan huruf2 gak jelas dan saya tak pernah mengubahnya sejak kontak itu tersave. Bukan sengaja dan bukan karena suamiku orangnya gak jelas, hehe.. Simbol dan huruf2 itu sebenarnya hasil utak atik Faqih waktu masih bayi (lupa waktu berapa bulan). Jadinya, nama suami di kontak hpku itu ya seperti itu, simbol dan huruf gak jelas, dan saya tetap tak mengubahnya hingga kini.
Namun, semalam, saat mau whatapp-an sm beliau, saya tak menemukan kontak yang aneh tp unik itu di chat whatsapp-ku. Pas liat foto profilnya, ternyata namanya sudah terganti menjadi "Abi Sayang". Pertanyaannya, siapa yang ganti?
Lalu, saya teringat dengan gambar yang isinya percakapan singkat, yang jika saya teringat kembali dengan gambar itu akan membuat saya senyum-senyum sendiri, hahaha...
Ini gambarnya
Sabtu, 28 Februari 2015
Ziyad dan T*i
Bismillaah..
Kemarin saat memandikan Ziyad (1y4m), ada kejadian yang aneh, lucu dan menjijikkan.
Waktu itu, Ziyad sudah selesai mandi. Tiba-tiba Hannan (2y5m) mengetuk pintu kamar mandi yang sengaja saya tutup dan kunci.
"Mi, buka.."
"Mauki' apa? " tanyaku.
"Mauka' belaa (BAB)'"
Saya pun membuka pintu segera dan memasukkan Hannan ke kamar mandi, sementara Ziyad kusuruh berdiri saja di tepi kamar mandi dekat pintu. Saya buka celana Hannan, tiba-tiba t*i nya jatuh dari celana ke lantai. Dengan gerakan cepat, saya segera ambil air untuk menyiramnya. Ternyata gerakan sy ambil air kalah cepat dengan Ziyad. Tiba2 Ziyad tanpa rasa jijik memegang t*i itu.
Hueksssss... Air bukannya membersihkan lantai dlu tp tangannya Ziyad yg duluan tersentuh air.
***
Hikmahnya apa manteman?
Ternyata, ilmu itu penting. Sangat penting. Orang yang tak berilmu menganggap semua dihadapannya sama saja, sehingga tanpa rasa khawatir ataupun jijik, mengembat smuanya. Ia tidak tau apakah itu baik atau buruk, halal atau haram. Begitupun dengan Ziyad tadi, dia tidak tau klo t*i itu gak baik, bau, tp karena ia tidak tau (blum punya ilmu) maka semua terlihat sama saja di matanya.
Oleh karenanya, selagi masih ada kesempatan, mari qt isi waktu qt untuk mencari ilmu, terutama ilmu akhirat yg bs mengantarkan qt masuk ke syurga Nya in sya Allah. Qt sibuk? Setidaknya qt menyisihkan setidaknya sedikit saja (beberapa jam) dari 7x24 jam yang Allah berikan kepada kita untuk menuntut ilmu.
Semoga Allah mudahkan, aamiin..
Kemarin saat memandikan Ziyad (1y4m), ada kejadian yang aneh, lucu dan menjijikkan.
Waktu itu, Ziyad sudah selesai mandi. Tiba-tiba Hannan (2y5m) mengetuk pintu kamar mandi yang sengaja saya tutup dan kunci.
"Mi, buka.."
"Mauki' apa? " tanyaku.
"Mauka' belaa (BAB)'"
Saya pun membuka pintu segera dan memasukkan Hannan ke kamar mandi, sementara Ziyad kusuruh berdiri saja di tepi kamar mandi dekat pintu. Saya buka celana Hannan, tiba-tiba t*i nya jatuh dari celana ke lantai. Dengan gerakan cepat, saya segera ambil air untuk menyiramnya. Ternyata gerakan sy ambil air kalah cepat dengan Ziyad. Tiba2 Ziyad tanpa rasa jijik memegang t*i itu.
Hueksssss... Air bukannya membersihkan lantai dlu tp tangannya Ziyad yg duluan tersentuh air.
***
Hikmahnya apa manteman?
Ternyata, ilmu itu penting. Sangat penting. Orang yang tak berilmu menganggap semua dihadapannya sama saja, sehingga tanpa rasa khawatir ataupun jijik, mengembat smuanya. Ia tidak tau apakah itu baik atau buruk, halal atau haram. Begitupun dengan Ziyad tadi, dia tidak tau klo t*i itu gak baik, bau, tp karena ia tidak tau (blum punya ilmu) maka semua terlihat sama saja di matanya.
Oleh karenanya, selagi masih ada kesempatan, mari qt isi waktu qt untuk mencari ilmu, terutama ilmu akhirat yg bs mengantarkan qt masuk ke syurga Nya in sya Allah. Qt sibuk? Setidaknya qt menyisihkan setidaknya sedikit saja (beberapa jam) dari 7x24 jam yang Allah berikan kepada kita untuk menuntut ilmu.
Semoga Allah mudahkan, aamiin..
Selasa, 20 Januari 2015
Mati Lampu yang Singkat
Bismillah..
Telah terjadi mati lampu yang singkat yg membuat histeris 3 orang anak. Karena terpisah beberapa meter dari ummi dan abinya, 2 anak segera menyelamatkan diri sambil tetap teriak dengan berlari ke tempat ummi dan abinya. Sang abi yang khawatir anak2nya ta' gappo di meja atau dinding segera menolongnya dengan teriakan "Tenang... Tenang".
Yah.. 2 anak berhasil di selamatkan dalam genggaman sang abi.
"Satupi..." teriak si Abi.
Satu anak blum juga ditemukan, lampu telah nyala kembali.
Dan ketika 3 anak ini kelihatan bentuk dan rupanya, 2 diantaranya dalam kondisi tragis. 1 dalam keadaan tak berpakaian sehelai pun, hanya menenteng celananya yang baru mau dipakai, satunya lagi dalam keadaan tak berbaju sambil menenteng baju di genggamannya.
Demikianlah info terkini seputar mati lampu yang sangat singkat sekali.
Sinjai, 20 Januari 2015
Telah terjadi mati lampu yang singkat yg membuat histeris 3 orang anak. Karena terpisah beberapa meter dari ummi dan abinya, 2 anak segera menyelamatkan diri sambil tetap teriak dengan berlari ke tempat ummi dan abinya. Sang abi yang khawatir anak2nya ta' gappo di meja atau dinding segera menolongnya dengan teriakan "Tenang... Tenang".
Yah.. 2 anak berhasil di selamatkan dalam genggaman sang abi.
"Satupi..." teriak si Abi.
Satu anak blum juga ditemukan, lampu telah nyala kembali.
Dan ketika 3 anak ini kelihatan bentuk dan rupanya, 2 diantaranya dalam kondisi tragis. 1 dalam keadaan tak berpakaian sehelai pun, hanya menenteng celananya yang baru mau dipakai, satunya lagi dalam keadaan tak berbaju sambil menenteng baju di genggamannya.
Demikianlah info terkini seputar mati lampu yang sangat singkat sekali.
Sinjai, 20 Januari 2015
Langganan:
Postingan (Atom)
